Monday, June 29, 2009

Lelaki yang kukenal

Jelas terlihat wajah nan berseri
Dua sudut bibir tertarik ke atas melukiskan suasana hati
dan tak pernah hilang dari bibir sang lelaki
Jagad raya telah menjadi teman baik selama sehari
Pipinya bersemu merah ketika kucoba mengetahui
Hingga tak perlu waktu lama mencari

Ah, ternyata cinta sedang menggelayut manja
Menyapa sudut jiwa
Seorang gadis berkacamata telah demikian membuatnya
Membuat seorang lelaki yang kukenal terus bahagia
Dan tak pernah lelah berpuisi indah
Berusaha mengucapkan cinta lewat kata
Berusaha agar ungkapan cinta tersampaikan sempurna
Bersambut ....

Apa daya....
lelaki yang kukenal kini dirundung kesedihan yang sangat
tak cukup menghiburnya lewat kata semangat
aku tak bisa berbuat
sang gadis pergi tanpa pamit, tanpa sebab....

Ah, seorang lelaki yang kukenal
Nyala lampu dihatinya seolah redup dan padam
Senyum dihatinya tak lagi kulihat semalam
Sebuah tanda tanya sedang menguasai ruh temaram
Akan kepergian seorang gadis pujaan

No comments:

Post a Comment