Saturday, May 30, 2009

Sky High


Haha,.. nih film disney banget. Tentang sekolah para anak-anak Hero. Jadi disini mereka dilatih kekuatan yang udah diturunin dari orangtua mereka. Niatnya biar mereka jadi penerus orangtua mereka buat jadi Hero. Kekuatan mereka tergantung dari orangtua mereka. Jadi kalo bapak ibu mereka dua-duanya Hero maka kekuatan mereka gede. Tapi kalo cuma salah satunya kekuatannya kecil. Terus di sekolah ini ada kelasnya menurut ‘HERO’ atau ‘PEMBANTU HERO’. Jadi kelas Hero tuh kebanyakan ngeremehin dan’ menindas’ kelas pembantu Hero.

Nah si pemeran utamanya, dia orangtuanya dua-duanya hero tapi justru dia nggak punya kekuatan apa-apa. Kalah banget sama temen-temennya yang salah satu dari orangtuanya Hero, tapi tetap punya kekuatan walau kecil. Parahnya lagi orang tua dia tuh terkenal banget Pahlawan penyelamat kota-nya, jadi siapa yang nggak tahu dia. Dia sempet nyesel kenapa dia nggak punya kekuatan kayak teman-temannya, tapi dia bakal tahu kok kekuatan dia apa. Emmm, terus ada cinta-cintaannya juga lah.

Disini diliatin gimana temen-temennya setia sama dia. Terus dia sempat dibutakan oleh cinta terhadap cewek yang bermodalkan cantik, populer dan pintar di sekolah itu sampe dia ngelupain teman-temannya dan melanggar peraturan orangtuanya di rumah.

Tapi akhirnya dia sadar, dia udah berbuat salah, dan justru kekuatan dia muncul saat dia bener-bener butuh kekuatan itu buat nolong orangtua dia sendiri, termasuk sekolahnya yang hampir jatuh ke bumi (oya, gue belum ceritain ya, sekolahnya di langit booo.., gaya banget ya). Disini diliatin kalo kebaikan itu nggak diliat dari penampilan luar. Orang-orang yang berpikir dia jahat justru akhirnya jadi temannya. Dan cewek yang dia taksir ternyata adalah penjahat yang pengen balas dendam sama keluarga dia.

Pelajarannya yang bisa diambil ‘Jangan liat seseorang dari luarnya aja, dan jangan cepat tertipu oleh penampilan bagus dan yakinlah kekuatan itu ada dalam diri setiap manusia.’

Monday, May 11, 2009

Another Cinderella Story


Ya, Another cinderella story… benar sekali, sangat-sangat mirip dengan cinderella. Ia mempunyai dua saudara tiri yang sangat iri padanya, bedanya ibu tirinya di film ini adalah majikannya, dan sudah dianggap menjadi anak, yang artinya ayahnya tidak menikah dengan siapaun yang membuat ia menjadi anak tiri. Sang pangeran adalah seorang idola semua orang. Idola dance, karena ia seorang artis yang dipuja banyak orang termasuk majikannya si cinderella satu ini. Cinderella pun sama seperti sang pangeran, suka sekali dance, sampai ia berlatih diam-diam demi mendapatkan ketrampilan menari yang ia tidak sanggup membayar biayanya.

Yang saya suka dari film ini, apa ya. Mungkin ia lebih mengedepankan tarian seragamnya yang membuat saya kagum, yah.. tidak jau h berbeda dengan Step up 1 dan 2, film yang mengusung tarian sebagai tema filmnya.

The Terminal



Awalnya saya nggak tahu film ini, saya tahu dari teman kosan saya, katanya film ini sudah lumayan lama, tapi saya mau tahu saja ‘gimana sih film ini’. Isi cerita dilm ini sebenarnya cukup simpel, simpel banget bahkan, tapi dikemas dengan sarat makna. Dia seorang lelaki yang datang dari negara konflik dan paspornya nggak bisa diterima di negara manapun, karena terjadi pemberontakan di negaranya, yang menyebabkan kekacauan luar biasa. Akhirnya oleh pemerintah bandara AS dia diperbolehkan tinggal di bandara tersebut sampai tidak diketahui kapan waktunya. Artinya dia tinggal disana dengan keadaan yang nggak pasti.

Parahnya lagi dia nggak bisa bahasa Inggris, sehingga menyulitkannya untuk berkomunikasi, dia benar-benar bermodalkan nekat pergi ke negara asing dan tidak ada siapa pun yang dikenalnya. Tinggallah disana sampai negaranya aman kembali dan ia melalui berbulan-bulan waktunya disana tanpa seorangpun yang dapat dikenal, dimintai bantuan, ataupun sekedar menjadi temannya. Ber-bulan-bulan bahkan tahunan ia lewatkan di bandara dengan tanpa kamar, kursi bahkan ranjang sampai ia dapat berbahasa Inggris. Bagaimana ia memperhatikan orang lain untuk mendapatkan uang tapi tidak dengan cara mencuri, dan mempunyai banyak teman yang sayang sekali padanya.

Di akhir cerita baru dapat dilihat tujuan ia datang ke AS untuk apa, alasannya sangat-sangat simpel, walau begitu ia merelakan waktunya untuk mau menunggu sampai kapan ia juga tidak tahu. Pelajaran yang dapat diambil dari film ini sangatlah mengetuk pintu hati para penontonnya. Tidak perlu saya beritahu apa alasannya datang kesana hingga mau menderita dan dicemooh hingga tidak disukai banyak orang. You must watch this.

Wednesday, May 6, 2009

Tugas CRAYON

Tergelincir oli, sebuah bus tertabrak dapur rumah

"Dapur saya seperti terkena gempa bumi. Ada lubang besar di salah satu dinding, debu, barang-barang dan batu bata bertebaran," ujar Joan Smith(67) pemilik rumah di Jl.Arsir no.77 Gotham.

Pagi itu pukul 6 pagi ia terbangun setelah mendengar suara benturan keras yang ternyata berasal dari dinding dapurnya di lantai bawah yang dirabrak oleh sebuah bus. Ted Jones(48), supir bus tersebut mengaku bahwa ia telah salah jalan. Ia tidak tahu kalau ada tumpahan oli dekat rumah tersebut, yang membuat busnya tergelincir dan ia tidak bisa mengendlikan laju busnya. Tidak ada penumpang di dalamnya dan tidak ada yang cedera pada kecelakaan ini.

Rumah milik Ny. Smith mengalami kerusakan internal dan eksternal yang cukup parah, tetapi masih bisa ditinggali. Menurut Adam Gordon, kepala kepolisian kota Gotham tidak ada tuntutan hukum apapun karena ini murni kecelakaan.